LSDM UNUSIDA Gelar Sosialisasi Persiapan Sertifikasi Dosen 2026, Perkuat Sinergi Pendampingan bagi Calon Peserta

SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh dosen calon nominasi Sertifikasi Dosen 2026 serta dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik guna memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme dan persiapan pelaksanaan Serdos.

Sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk memberikan pemahaman mengenai petunjuk teknis pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 sekaligus membangun sinergi antara dosen dan LSDM dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran mengenai tahapan pelaksanaan, kelengkapan dokumen, hingga mekanisme penilaian yang harus dipersiapkan sejak awal.

Membuka kegiatan tersebut, Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya membangun komunikasi yang aktif dan berkelanjutan antara dosen dengan LSDM selama proses persiapan Sertifikasi Dosen.

“Komunikasi yang baik antara dosen dan LSDM menjadi salah satu kunci agar setiap proses dapat berjalan lancar.Apabila ada hal-hal yang perlu dikonsultasikan, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan LSDM sehingga setiap tahapan dapat dipersiapkan dengan baik,”ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kolaborasi yang solid antara dosen dan tim pendamping akan membantu proses persiapan menjadi lebih efektif serta meminimalkan kendala yang mungkin ditemui selama pelaksanaan Sertifikasi Dosen.

Memasuki sesi inti, Kepala Bagian Pengembangan Karier Dosen LSDM UNUSIDA, Athika Dwi Wiji Utami, M.Pd., M.Med.Kom., memaparkan materi mengenai Petunjuk Teknis Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Tahun 2026. Materi yang disampaikan meliputi persyaratan eligibilitas peserta, tahapan pelaksanaan sertifikasi, penyusunan portofolio, mekanisme penilaian, hingga berbagai dokumen pendukung yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta.

Dalam paparannya, beliau mengingatkan agar dosen mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini dan memastikan setiap dokumen telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Persiapan yang dilakukan lebih awal akan sangat membantu kelancaran proses Sertifikasi Dosen. Karena itu, setiap dosen perlu memastikan seluruh persyaratan administratif maupun akademik telah dipenuhi sesuai pedoman yang ditetapkan,” jelasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk mengklarifikasi berbagai ketentuan teknis terkait pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026.

Menutup kegiatan tersebut, Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menegaskan komitmen LSDM dalam mendampingi para dosen selama proses pengajuan Sertifikasi Dosen hingga selesai.

“LSDM akan terus mendampingi Bapak dan Ibu dosen selama proses Pengajuan Sertifikasi Dosen berlangsung. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu setiap peserta mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik sehingga proses pengajuan dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, LSDM UNUSIDA berharap seluruh calon peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2026 dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan memahami seluruh mekanisme yang telah ditetapkan. Dengan dukungan serta pendampingan yang diberikan, LSDM optimistis seluruh dosen yang mengajukan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 di lingkungan UNUSIDA dapat mengikuti proses dengan baik dan memperoleh hasil terbaik, termasuk dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2026.

LSDM UNUSIDA Dorong Peningkatan Kompetensi Tendik melalui Program Short Course BPVP Sidoarjo

Sidoarjo – Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di era transformasi digital, Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) memfasilitasi sejumlah tenaga kependidikan (tendik) untuk mengikuti Short Course Tahap 6 yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo secara daring pada 19–22 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi tenaga kependidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan administrasi modern di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai penggunaan Microsoft Excel secara lebih mendalam, mulai dari teknik pengelolaan data, pemanfaatan berbagai rumus dan fungsi (formula), hingga penerapan fitur-fitur Excel untuk mendukung pekerjaan administrasi secara lebih efektif dan efisien.

Partisipasi tenaga kependidikan UNUSIDA dalam pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen LSDM dalam mendorong budaya continuous learning serta peningkatan kapasitas profesional bagi seluruh sivitas akademika, khususnya tenaga kependidikan. Penguasaan aplikasi pengolah data seperti Microsoft Excel dinilai menjadi keterampilan penting untuk mendukung pelaksanaan tugas administrasi yang semakin berbasis data dan teknologi.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mengikuti proses pembelajaran secara online sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh penyelenggara. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga diarahkan pada penerapan praktis dalam penyelesaian pekerjaan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja.

Melalui keikutsertaan dalam Short Course BPVP Sidoarjo, diharapkan tenaga kependidikan UNUSIDA mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan akademik maupun nonakademik. Selain meningkatkan kompetensi individu, pelatihan ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan dan tata kelola administrasi di lingkungan UNUSIDA secara keseluruhan.

Ke depan, LSDM UNUSIDA akan terus mendorong dan memfasilitasi tenaga kependidikan untuk mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, baik yang diselenggarakan secara internal maupun melalui kolaborasi dengan lembaga eksternal, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

LSDM UNUSIDA Gelar Diskusi Progress Persiapan Pengajuan Jabatan Fungsional Lektor Kepala Periode 2026

Sidoarjo – Upaya percepatan pengembangan karier akademik dosen terus dilakukan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Melalui Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM), diselenggarakan kegiatan Diskusi Progress Pengajuan Jabatan Fungsional Lektor Kepala Periode 2026 pada Selasa (07/04/2026) bertempat di Hall Lantai 5 Gedung A Kampus II UNUSIDA.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen yang telah memenuhi kriteria awal (eligible) untuk pengajuan jabatan fungsional Lektor Kepala, serta jajaran pimpinan universitas sebagai bentuk dukungan institusional terhadap peningkatan jenjang karier akademik dosen.

Diskusi ini bertujuan untuk memantau progres persiapan pengajuan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memberikan arahan strategis dalam proses pemenuhan persyaratan jabatan fungsional Lektor Kepala. Melalui forum ini, para peserta mendapatkan ruang untuk berdiskusi secara langsung terkait aspek administratif maupun substansi yang menjadi bagian penting dalam proses pengajuan.

Dalam kegiatan ini, Plt. Rektor, Bapak Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., memberikan arahan mengenai pentingnya percepatan pengajuan jabatan fungsional sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi. Beliau menekankan bahwa pencapaian jabatan fungsional tidak hanya berdampak pada individu dosen, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu institusi secara keseluruhan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan peserta dan pimpinan universitas. Berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengajuan, seperti kelengkapan dokumen, pemenuhan angka kredit, serta publikasi ilmiah, menjadi topik utama yang dibahas dalam forum tersebut.

Melalui kegiatan ini, LSDM UNUSIDA berharap proses pengajuan jabatan fungsional Lektor Kepala dapat berjalan lebih optimal dan terarah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong dosen untuk terus meningkatkan kinerja tridharma, sehingga dapat mencapai jenjang karier akademik yang lebih tinggi secara berkelanjutan.

Halal Bihalal Keluarga Besar UNUSIDA: Teguhkan Profesionalisme dan Khidmah Pasca Ramadhan

SIDOARJO — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti agenda Halal Bihalal keluarga besar Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) di Hall Kampus 2, Lingkar Timur, Sidoarjo, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum saling memaafkan sekaligus meneguhkan kembali komitmen kerja yang profesional dan berlandaskan khidmah setelah sebulan ditempa dalam madrasah ruhaniyah Ramadhan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh unsur kampus dosen, tenaga kependidikan, keamanan, hingga driver untuk menjaga semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa bekerja di perguruan tinggi tidak cukup hanya hadir, tetapi harus terukur kinerjanya.

“Ukuran profesional itu nyata. Kita punya instrumen penilaian kinerja, mulai dari kehadiran hingga performa. Profesionalisme bukan slogan, tetapi budaya kerja,” tegasnya.

Menurutnya, profesionalisme harus dibaca selaras dengan tata kelola kelembagaan. Setiap unit rektorat, fakultas, dan lembaga memiliki indikator kinerja yang tertuang dalam rencana kerja institusional. Karena itu, transformasi mutu SDM perlu diiringi manajemen yang terbuka pada perbaikan dari dalam dan pembelajaran dari luar.

Halal Bihalal ini juga diisi tausiyah oleh Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, KH Arli Fauzi, yang mengajak sivitas akademika merefleksikan capaian Ramadhan. Disampaikan bahwa ketika Allah menerima amal seorang hamba, maka Allah memudahkan langkahnya pada amal-amal saleh berikutnya. Artinya, keberhasilan Ramadhan semestinya tampak pada kebiasaan baik yang berlanjut setelahnya.

Dalam tausiyahnya, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sepande tersebut menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadhan setelah bulan suci berlalu. Ia menegaskan bahwa tanda diterimanya amal seseorang oleh Allah adalah dimudahkannya ia untuk melakukan amal-amal saleh berikutnya.

“Jika Ramadan kita diterima, maka Allah akan memudahkan kita untuk terus berbuat kebaikan setelahnya. Tugas kita di bulan Syawal dan seterusnya adalah menjaga apa yang sudah kita raih selama Ramadhan,” tuturnya.

Kiai Arli juga mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan latihan besar dalam menjaga mata, telinga, hati, serta mengendalikan hawa nafsu. Menurutnya, keberkahan Ramadhan seharusnya tidak berhenti ketika bulan itu usai.

“Secara waktu, Ramadhan hanya satu bulan. Namun secara substansi, nilai dan keberkahannya bisa kita rasakan selama satu tahun penuh, bahkan sepanjang hayat, jika mampu kita jaga,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam diri manusia terdapat pergulatan antara hati, akal, dan nafsu. Ketika nafsu tidak dikendalikan, maka ia dapat menyeret manusia pada kesewenang-wenangan, keangkuhan, bahkan penyakit-penyakit hati. Karena itu, Ramadhan menjadi sarana pendidikan ruhani agar manusia mampu mengendalikan dirinya.

Kiai Arli mengemukakan pentingnya mengendalikan diri. Manusia memiliki potensi akal, hati, dan nafsu yang saling memengaruhi. Jika nafsu tak terkendali, ia dapat menyeret pada penyakit batin seperti mudah tersinggung, marah, dan merasa paling benar. Karena itu, puasa menjadi latihan pengendalian yang hasilnya harus dijaga dalam keseharian kerja.

“Hidup bukan tentang siapa yang menang, tetapi siapa yang mampu menerima dengan ikhlas. Dari situlah kualitas diri dan kualitas kerja tumbuh,” pesannya.

LSDM UNUSIDA Sosialisasikan Pedoman Penetapan Tendik dan Tenaga Operasional Berprestasi

Sidoarjo– Upaya memperkuat budaya kinerja yang produktif dan apresiatif terus dilakukan oleh Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM). Melalui kegiatan Sosialisasi Pedoman Penetapan Reward Tenaga Kependidikan dan Tenaga Operasional Berprestasi, LSDM menghadirkan pemahaman komprehensif terkait sistem penghargaan di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (11/03/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan diawali dengan rangkaian pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars UNUSIDA, serta sambutan dari Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sistem penghargaan merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kinerja serta menjaga keberlanjutan mutu institusi.

Memasuki sesi inti, materi sosialisasi disampaikan oleh Moch. Fabet Ali Thoufan, S.Si. selaku Kepala Bagian Peningkatan Karir Tenaga Kependidikan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa kebijakan penetapan reward dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan kinerja di perguruan tinggi, termasuk capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), sehingga diperlukan sistem penghargaan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa penerapan sistem reward bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas, memberikan apresiasi atas capaian kinerja, serta mendorong inovasi dan pengembangan karier tenaga kependidikan dan tenaga operasional. Sistem ini juga diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang positif, kompetitif, dan kolaboratif di lingkungan UNUSIDA.

Dalam sosialisasi tersebut turut dijelaskan prinsip dasar pelaksanaan reward yang mencakup transparansi, akuntabilitas, keadilan, keberlanjutan, serta orientasi pada mutu. Bentuk penghargaan yang diberikan tidak hanya berupa finansial, tetapi juga sertifikat penghargaan dan bentuk apresiasi lainnya sebagai pengakuan atas kinerja dan prestasi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait mekanisme penilaian, periode pemberian reward, hingga sistem evaluasi dan monitoring yang dilakukan secara berkala. Disampaikan pula bahwa implementasi pedoman reward ini merupakan pelaksanaan perdana di lingkungan UNUSIDA, sehingga ke depan akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh guna penyempurnaan kebijakan agar semakin relevan dan efektif dalam penerapannya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam terkait implementasi kebijakan tersebut. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya perhatian terhadap sistem reward yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja individu maupun institusi.

Melalui kegiatan ini, LSDM UNUSIDA berharap seluruh tenaga kependidikan dan tenaga operasional dapat memahami serta mengimplementasikan pedoman reward secara optimal. Lebih jauh, kebijakan ini diharapkan mampu menjadi pendorong dalam meningkatkan kinerja, loyalitas, serta kontribusi nyata bagi kemajuan UNUSIDA.

Bedah Pedoman hingga Sharing Pengalaman, LSDM UNUSIDA Perkuat Peluang Lolos Hibah KILAB 2026

Sidoarjo– Komitmen dalam mendorong budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terus diperkuat oleh Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui optimalisasi partisipasi dalam Program Hibah Karya Inovasi Laboran (KILAB), yaitu skema pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang ditujukan bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan laboran perguruan tinggi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan laboratorium, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendorong diseminasi hasil inovasi yang dihasilkan. Dengan demikian, KILAB tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas internal institusi, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan dunia pendidikan tinggi.

Sebagai bentuk penguatan pemahaman dan kesiapan peserta, Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM) menyelenggarakan kegiatan “Bedah Pedoman dan Tips & Tricks Lolos Hibah KILAB serta Pendampingan Penyusunan Proposal” pada Rabu (11/03/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan calon peserta KILAB serta dosen pendamping di lingkungan UNUSIDA.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala LSDM Bapak Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M yang menekankan pentingnya pemahaman pedoman sebagai langkah awal dalam menyusun proposal yang berkualitas dan kompetitif. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Rektor II, Ibu Dr. Ana Christanti, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan bahwa program KILAB merupakan peluang strategis bagi tenaga kependidikan untuk berkontribusi melalui inovasi yang berdampak nyata bagi institusi.

Memasuki sesi inti, materi disampaikan oleh Khilyatul Afkar, S.T., yang merupakan penerima hibah KILAB tahun 2025. Dalam sesi tersebut, disampaikan berbagai pengalaman praktis serta strategi dalam menyusun proposal yang berpeluang lolos pendanaan, mulai dari penentuan ide inovasi, penyusunan latar belakang, hingga kesesuaian dengan pedoman yang berlaku.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi bedah pedoman yang mengulas secara rinci struktur proposal, serta sesi tips & tricks yang memberikan panduan aplikatif bagi peserta. Pendampingan penyusunan proposal menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, sehingga peserta dapat lebih siap dalam menyusun proposal secara sistematis dan kompetitif.

Melalui kegiatan ini, LSDM UNUSIDA berharap dapat meningkatkan kualitas proposal yang diajukan serta memperbesar peluang keberhasilan peserta dalam memperoleh hibah. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan budaya inovasi dan kolaborasi di lingkungan UNUSIDA.

UNUSIDA Gelar “Unusida Jumat Sehat” dengan Aksi Penghijauan Kampus

Sidoarjo, 13 Februari 2026Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Unusida Jumat Sehat pada Jumat (13/02/2026) pukul 07.00 WIB yang berlokasi di Area Selatan Gedung A. Kegiatan ini menghadirkan konsep olahraga bersama yang dipadukan dengan aksi penghijauan kampus melalui penanaman bibit pohon.

Program yang diinisiasi oleh Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM) ini bertujuan untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kepedulian civitas akademika terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Suasana pagi yang penuh semangat dan kebersamaan menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antar sivitas akademika. Melalui aktivitas fisik bersama, peserta diajak untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun pola hidup sehat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula aksi penanaman bibit pohon di area kampus. Adapun bibit yang ditanam meliputi:

  1. Bibit Matoa
  2. Bibit Alpukat
  3. Bibit Nangka

Penanaman bibit tersebut menjadi wujud nyata komitmen UNUSIDA dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan. Selain memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, panitia menyediakan free snack setelah kegiatan berlangsung. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga dan merawat lingkungan kampus.

Melalui Unusida Jumat Sehat, UNUSIDA terus berupaya menghadirkan program-program positif yang tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan keharmonisan sivitas akademika.

LSDM UNUSIDA Gelar Pelatihan Canva untuk Penguatan Branding Konten Fakultas

Sidoarjo, 28 Januari 2026 – Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Level Up Your Design: Pelatihan Canva untuk Meningkatkan Branding Konten Fakultas” pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Gedung B Kampus UNUSIDA II, Jalan Lingkar Timur KM. 5.5 Rangkah Kidul, Sidoarjo.

Kegiatan pelatihan diawali dengan sambutan Ketua LSDM UNUSIDA, Bapak Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan media digital, khususnya dalam mendukung penguatan branding dan citra fakultas melalui konten visual yang informatif dan menarik.

Pelatihan ini diikuti oleh Kepala dan Staf Tata Usaha Fakultas di lingkungan UNUSIDA sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kependidikan, khususnya dalam pengelolaan desain visual dan penguatan branding konten fakultas melalui media digital.

Kegiatan pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi teori dan sesi praktik.
Pada sesi teori, materi disampaikan oleh Ibu Athika Dwi Wiji Utami, M.Pd., M.Med.Kom., yang membahas konsep dasar desain, pentingnya konsistensi visual, serta strategi branding konten fakultas agar lebih menarik dan komunikatif.

Selanjutnya, sesi praktik dipandu oleh Bapak Moch. Fabet Ali Thoufan, S.Si., yang mengajak peserta untuk langsung mempraktikkan pembuatan desain menggunakan aplikasi Canva. Peserta diberikan panduan teknis mulai dari pemilihan template, pengaturan warna dan tipografi, hingga penyusunan konten visual yang sesuai dengan identitas fakultas.

Sebagai bentuk evaluasi dan penguatan hasil pelatihan, pada akhir kegiatan peserta ditugaskan untuk membuat desain konten fakultas secara mandiri. Hasil desain tersebut kemudian dikumpulkan melalui Google Drive sebagai syarat untuk memperoleh sertifikat pelatihan.

Melalui kegiatan ini, LSDM UNUSIDA berharap tenaga kependidikan dapat semakin terampil dalam menghasilkan konten visual yang berkualitas, sehingga mampu mendukung citra dan branding fakultas secara profesional dan berkelanjutan.

LSDM Gelar Sosialisasi Pengajuan Lembur Berbasis Sistem dan PPKPT

Unusida — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Sosialisasi Pengajuan Lembur melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk Tenaga Kependidikan (Tendik) dan Tenaga Operasional yang dilaksanakan di Hall Lantai 5 Kampus 2 Gedung A UNUSIDA, Senin (15/12/2025).

Wakil Rektor I UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, dalam arahannya menekankan bahwa digitalisasi sistem dan penguatan PPKPT merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kesehatan organisasi perguruan tinggi.

“Pengajuan lembur ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja. Dengan sistem yang transparan dan terukur, pimpinan unit dapat melakukan monitoring secara objektif dan mendorong produktivitas yang sehat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa PPKPT bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam membangun ekosistem kampus yang aman dan beradab.

“Perguruan tinggi harus menjadi contoh bagi masyarakat. Dengan adanya sistem pencegahan dan penanganan kekerasan yang jelas, kita bisa meminimalkan kejadian yang tidak diharapkan sekaligus memastikan adanya mekanisme penanganan yang adil dan berani,” tegasnya.

Link Pengaduan Bullying dan Kekerasan Seksual di UNUSIDA Klik disini

Sementara itu, Kepala LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, menjelaskan bahwa sistem digital untuk pengajuan lembur ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola kepegawaian berbasis digital sekaligus memperkuat komitmen UNUSIDA dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Sebab, UNUSIDA saat ini telah memiliki sejumlah sistem manajemen kepegawaian yang terintegrasi secara digital.

“Di LSDM, kami sudah memiliki SIMPEG yang memuat database karyawan, dashboard kinerja, Key Performance Indicator (KPI), survei kepuasan, dan hari ini kami fokuskan pada pengajuan lembur secara digital,” jelasnya.

Menurutnya, digitalisasi pengajuan lembur dilakukan sebagai bentuk efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Selama ini, pengajuan lembur khususnya di unit teknis dan operasional masih menggunakan dokumen kertas.

“Kami melihat penggunaan kertas sebagai bentuk pemborosan. Karena itu, digitalisasi ini juga menjadi implementasi budaya 5R dan 5S di UNUSIDA, sekaligus mendukung upaya kampus dalam menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan kertas,” tambahnya.

Jeziano juga menyampaikan bahwa digitalisasi administrasi kepegawaian membuka peluang UNUSIDA untuk berpartisipasi dalam kompetisi penerapan budaya kerja 5R dan 5S tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Perguruan tinggi di Jawa Timur yang menerapkan 5R dan 5S secara konsisten masih sangat sedikit. Ini menjadi peluang sekaligus motivasi bagi UNUSIDA untuk menjadi pelopor,” ujarnya.

Selain sosialisasi SIMPEG, kegiatan ini juga membahas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Jeziano menegaskan bahwa PPKPT merupakan amanat regulasi nasional yang harus dilaksanakan secara kolektif oleh seluruh sivitas akademika.

“Tim Satgas PPKPT terdiri dari unsur SDM, kemahasiswaan, dosen, tenaga teknis, hingga mahasiswa. Tugas utamanya adalah edukasi, pencegahan, serta penanganan kasus kekerasan dan pelecehan, baik verbal maupun nonverbal,” terangnya.

Sebagai bagian dari praktik langsung, peserta sosialisasi diajak mencoba pengajuan lembur secara digital melalui SIMPEG menggunakan perangkat masing-masing. Sistem ini memungkinkan proses persetujuan dilakukan secara berjenjang oleh pimpinan unit, sehingga lebih transparan dan terdokumentasi dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan transformasi digital, meningkatkan tata kelola kepegawaian, mendukung kelestarian lingkungan, serta menciptakan kampus yang aman, produktif, dan berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika,” pungkasnya. (MY)

LSDM UNUSIDA Serahkan SK Bagi 11 Pegawai Tetap: 1 Dosen, 9 Tendik, dan 1 Tenaga Operasional

SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Tetap, Kamis (tanggal kegiatan menyesuaikan). Sebanyak 11 pegawai resmi menerima SK sebagai pegawai tetap, terdiri dari 1 dosen tetap dan 10 tenaga kependidikan, termasuk satu tenaga operasional.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNUSIDA ini dihadiri oleh pimpinan universitas, kepala biro, serta seluruh pegawai penerima SK. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor 2 UNUSIDA Dr. Ana Christanti, S.Pd,. M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi langkah LSDM serta menyampaikan pesan agar seluruh pegawai yang telah diangkat dapat terus berkontribusi meningkatkan kualitas manajemen dan pelayanan kepada mahasiswa.

“Menjadi pegawai tetap bukanlah akhir, tapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mari kita bersama-sama memperbaiki manajemen, memperkuat pelayanan, dan menjaga semangat kebersamaan agar UNUSIDA terus tumbuh menjadi kampus yang unggul dan berdaya saing,” pesannya.

Kepala LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi dan pengukuhan status kepegawaian di lingkungan universitas. Dalam laporannya, Jeziano menyampaikan bahwa penyerahan SK ini merupakan bagian dari komitmen LSDM dalam membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, adil, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.

“Hari ini kami menyerahkan SK kepada 11 pegawai yang telah melalui proses penilaian kinerja dan dinilai layak menjadi pegawai tetap. Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan dosen tetap, sembilan tenaga kependidikan, dan satu tenaga operasional,” jelasnya.

Adapun penerima SK pegawai tetap tersebut antara lain:

  • Nur Asitah, S.Pd., M.Pd. – Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),

  • Dewi Sri Rahayu, S.Ak. – Staf LSDM, Biro Umum,

  • Febriyanti Ryan Ariyani, S.Pd., M.Pd. – Tata Usaha Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM),

  • Lestari, S.Pd. – Tata Usaha Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),

  • Mahmudi – Tenaga Operasional (Security), Biro Umum,

  • Maschan Yusuf Musthofa, S.T. – Biro Humas dan Kerja Sama,

  • Nuzula Firdaus, S.Pd. – Tata Usaha Fakultas Agama Islam (FAI),

  •  Suci Lestari, S.Ak. – Biro Keuangan,

  • Tantri Risda Zubaidah, S.Ak. – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM),

  • Yusuf Bagus Sholihin, S.Kom. – UPT Teknologi dan Digitalisasi,

  • Anita Fudiana, S.Pd.,M.M. – Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA.

Jeziano menegaskan bahwa proses seleksi dan penetapan pegawai tetap dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kinerja, komitmen, dan loyalitas. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas SDM UNUSIDA secara berkelanjutan.

“Setiap hari kami menerima banyak lamaran kerja, baik secara daring maupun langsung. Itu artinya banyak yang ingin bergabung di UNUSIDA. Karena itu, kami berharap rekan-rekan yang hari ini menerima SK dapat menjaga kepercayaan ini dengan bekerja sebaik-baiknya di bidang masing-masing,” pungkasnya.