LSDM UNUSIDA Hadirkan Pendampingan dan Sharing Session, Bekali Dosen Siap Lulus Sertifikasi Dosen 2026

SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan karier dosen melalui kegiatan Pendampingan dan Sharing Session Siap Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (08/07/2026) di Ruang Pertemuan Lantai 1 Gedung B Kampus II UNUSIDA. Kegiatan ini diikuti oleh dosen yang telah dinyatakan eligible mengikuti Sertifikasi Dosen Tahun 2026 sebagai bekal menghadapi seluruh tahapan pelaksanaan sertifikasi.

Berbeda dengan sosialisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya, kegiatan ini difokuskan pada pendampingan teknis sekaligus berbagi pengalaman dari dosen yang telah berhasil memperoleh sertifikat pendidik. Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai aspek administratif, tetapi juga strategi dalam menyusun portofolio, mengisi dokumen yang dipersyaratkan, serta mempersiapkan diri menghadapi proses penilaian Sertifikasi Dosen.

Kegiatan dibuka oleh Ketua LSDM UNUSIDA, Bapak Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., yang menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan dan sharing session ini merupakan bentuk komitmen LSDM dalam mengawal proses Sertifikasi Dosen Tahun 2026. Menurutnya, selain memberikan informasi mengenai tahapan pelaksanaan, LSDM juga ingin memastikan setiap dosen memperoleh pendampingan yang maksimal hingga proses sertifikasi selesai.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal kepada Bapak dan Ibu dosen dalam mempersiapkan seluruh tahapan Sertifikasi Dosen. LSDM akan terus mendampingi proses ini sehingga seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, acara dipandu oleh Kepala Bagian Pengembangan Karier Dosen LSDM UNUSIDA, Ibu Athika Dwi Wiji Utami, M.Pd., M.Med.Kom., selaku moderator. Beliau mengarahkan jalannya kegiatan sekaligus memandu sesi penyampaian materi, diskusi, hingga tanya jawab agar berlangsung secara interaktif.

Narasumber pertama, Ibu Dr. Novaria Lailatul Jannah, S.Pd., M.Pd., membagikan pengalaman sekaligus strategi dalam mempersiapkan Sertifikasi Dosen berdasarkan pengalamannya hingga berhasil memperoleh sertifikat pendidik. Beliau menekankan pentingnya mengenali keunggulan masing-masing dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Menurutnya, setiap dosen memiliki karakteristik dan capaian yang berbeda sehingga perlu menentukan proporsi yang tepat antara aspek pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan rekam jejak yang dimiliki.

“Setiap dosen memiliki keunggulan yang berbeda. Karena itu, penting untuk memahami kekuatan diri sendiri dan menonjolkan aspek tridharma yang memang menjadi keunggulan, sehingga portofolio yang disusun dapat merepresentasikan kompetensi secara optimal,” jelasnya.

Selanjutnya, Ibu Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M., sebagai narasumber kedua berbagi pengalaman dalam mengikuti Sertifikasi Dosen sekaligus mengulas sejumlah poin penting dalam Petunjuk Teknis Sertifikasi Dosen Tahun 2026. Menurut beliau, pengalaman peserta pada periode sebelumnya dapat menjadi gambaran awal, namun setiap dosen tetap perlu memahami ketentuan terbaru yang tercantum dalam petunjuk teknis agar proses pengajuan dapat disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku.

“Pengalaman peserta sebelumnya bisa menjadi referensi, tetapi petunjuk teknis tahun berjalan tetap menjadi acuan utama. Dengan memahami setiap informasi yang tercantum di dalamnya, proses persiapan akan menjadi lebih terarah,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026.Melalui sesi ini, peserta memperoleh penjelasan sekaligus masukan berdasarkan pengalaman para narasumber sehingga diharapkan dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan proses Sertifikasi Dosen secara lebih optimal.

Melalui kegiatan Pendampingan dan Sharing Session Siap Lulus Sertifikasi Dosen 2026, LSDM UNUSIDA berharap para dosen memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, baik dari sisi ketentuan pelaksanaan maupun pengalaman praktis dari dosen yang telah berhasil melalui proses Sertifikasi Dosen. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan ini merupakan bentuk komitmen LSDM dalam mendukung pengembangan karier dosen sekaligus memastikan setiap peserta memperoleh pendampingan yang optimal selama proses Sertifikasi Dosen berlangsung.

Dengan kolaborasi yang baik antara dosen, narasumber, dan tim pendamping LSDM, diharapkan seluruh dosen yang mengikuti Sertifikasi Dosen Tahun 2026 dapat mempersiapkan setiap persyaratan secara maksimal, menjalani setiap tahapan dengan baik, serta berhasil meraih sertifikat pendidik sebagai pengakuan atas profesionalismenya dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.