LSDM UNUSIDA Gelar Sosialisasi Persiapan Sertifikasi Dosen 2026, Perkuat Sinergi Pendampingan bagi Calon Peserta
SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh dosen calon nominasi Sertifikasi Dosen 2026 serta dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik guna memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme dan persiapan pelaksanaan Serdos.
Sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk memberikan pemahaman mengenai petunjuk teknis pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 sekaligus membangun sinergi antara dosen dan LSDM dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran mengenai tahapan pelaksanaan, kelengkapan dokumen, hingga mekanisme penilaian yang harus dipersiapkan sejak awal.
Membuka kegiatan tersebut, Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya membangun komunikasi yang aktif dan berkelanjutan antara dosen dengan LSDM selama proses persiapan Sertifikasi Dosen.
“Komunikasi yang baik antara dosen dan LSDM menjadi salah satu kunci agar setiap proses dapat berjalan lancar.Apabila ada hal-hal yang perlu dikonsultasikan, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan LSDM sehingga setiap tahapan dapat dipersiapkan dengan baik,”ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa kolaborasi yang solid antara dosen dan tim pendamping akan membantu proses persiapan menjadi lebih efektif serta meminimalkan kendala yang mungkin ditemui selama pelaksanaan Sertifikasi Dosen.
Memasuki sesi inti, Kepala Bagian Pengembangan Karier Dosen LSDM UNUSIDA, Athika Dwi Wiji Utami, M.Pd., M.Med.Kom., memaparkan materi mengenai Petunjuk Teknis Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Tahun 2026. Materi yang disampaikan meliputi persyaratan eligibilitas peserta, tahapan pelaksanaan sertifikasi, penyusunan portofolio, mekanisme penilaian, hingga berbagai dokumen pendukung yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta.
Dalam paparannya, beliau mengingatkan agar dosen mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini dan memastikan setiap dokumen telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Persiapan yang dilakukan lebih awal akan sangat membantu kelancaran proses Sertifikasi Dosen. Karena itu, setiap dosen perlu memastikan seluruh persyaratan administratif maupun akademik telah dipenuhi sesuai pedoman yang ditetapkan,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk mengklarifikasi berbagai ketentuan teknis terkait pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026.
Menutup kegiatan tersebut, Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menegaskan komitmen LSDM dalam mendampingi para dosen selama proses pengajuan Sertifikasi Dosen hingga selesai.
“LSDM akan terus mendampingi Bapak dan Ibu dosen selama proses Pengajuan Sertifikasi Dosen berlangsung. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu setiap peserta mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik sehingga proses pengajuan dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, LSDM UNUSIDA berharap seluruh calon peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2026 dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan memahami seluruh mekanisme yang telah ditetapkan. Dengan dukungan serta pendampingan yang diberikan, LSDM optimistis seluruh dosen yang mengajukan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 di lingkungan UNUSIDA dapat mengikuti proses dengan baik dan memperoleh hasil terbaik, termasuk dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2026.









