Pemkab dan Unusida Gelar Vaksinasi Bersama

Dalam rangka turut serta mempersiapkan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah, pemerintah kabupaten Sidoarjo, Universitas NU Sidoarjo (Unusida), dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unusida menggelar penyuntikan 1000 dosis 1 vaksin Sinovac.

Ketua panitia yang juga merupakan ketua IKA Unusida Rifaul Doni menjelaskan, menurunnya angka penyebaran Covid-19 harus dimanfaatkan dengan memberikan vaksin secara masal kepada peserta didik. “Saat ini zona penyebaran sudah mulai menurun. Anak-anak sudah banyak yang ingin kembali ke sekolah,” jelas Doni, Kamis, (9/9/2021) di Hall KBIH Rohmatul Ummah Sidoarjo.

Program vaksinasi, lanjut Doni, jadi harapan keberhasilan pendidikan yang ada di lembaga-lembaga pendidikan. Karena itu pihaknya bersama pemerintah dan Unusida memfasilitasi pemberian vaksin kepada pelajar, mahasiswa, dan calon mahasiswa Unusida.

Dikarenakan terbatasnya jumlah vaksin, maka pihak panitia menunjuk dan mengundang pesertanya. Yang mendapatkan undangan vaksinasi yakni SMK Plus NU, santri pondok pesantren Alhidayah, SMA Islam, MA Wali Songo, dan SMK Diponegoro. Adapun keluarga dosen dan karyawan Unusida.

Doni berharap, kerja sama tersebut tidak berakhir pada program itu saja. Pasalnya, masih banyak lembaga pendidikan yang belum menerima dan membutuhkan vaksinasi.

Di tempat yang sama Wakil Rektor 1 Unusida Hadi Ismanto mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi para alumni yang tergabung dalam IKA Unusida. Hal itu menjadi wujud bahwa mereka masih menjadi bagian dari Unusida.

“Mewakili kampus kami bangga dan berterima kasih kepada alumni. Ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang kami wujudkan bersama para lulusan,” ungkap Hadi.

Ketua DPRD Bekali Mahasiswa Wawasan Legislatif

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo hadir dalam rangka kegiatan Sekolah Legislatif yang dilaksanakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo di Kampus 2 Lt 3 Unusida, Jl Rangkah Kidul Kabupaten Sidoarjo, Jumat (27/08/2021)

Agenda yang dilaksanakan dalam bentuk dialog interaktif tersebut mengusung tema Pemahaman Kelegislatifan menghadirkan narasumber khusus, yakni ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Utsman.

Ia pun mengapresiasi kegiatan itu karena tetap mematuhi Prokes dan aturan Pemerintah. “Saya mengapresiasi dan mendukung atas terselenggaranya sekolah legislatif ini bagi kalangan mahasiswa,” kata H. Utsman.

Ia menambahkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini mahasiswa dapat mengenal parlemen atau DPRD mulai dari kewenangan hingga hak-hak istimewanya. Sehingga, diharapkan timbul inisiatif ataupun keinginan untuk menjadi anggota DPRD di massa depan.

“Karena di DPRD dapat merasakan kebermanfaatan apa yang menjadi kewenangan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat melalui parlemen ini,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengatakan, ketika ingin menjadi Legislator yang profesional perlu dibekali dengan wawasan. Yang terpenting adalah selalu jalin komunikasi dengan berbagai kalangan.

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo mengharapkan dengan adanya sekolah legislatif yang dilaksanakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unusida tersebut peserta dapat memahami tugas serta wewenangnya.

“Dari materi yang saya sampaikan tadi semoga menjadi awal pencerahan untuk bisa dekat dengan wakilnya (rakyat),”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Nahdlatul Ulama Abdullah Aziz Masyhuri mengungkapkan dengan adanya kegiatan seperti ini merupakan bentuk edukasi dari tupoksi legislatif, karena Unusida merupakan ladang menggali keilmuan apapun khususnya ilmu kelegislatifan.

“Kampus ini juga digambarkan sebagai miniatur negara yang didalamnya ada satu kesatuan dari 3 lembaga yang dinamakan trias politica, salah satunya adalah Legislatif,” pungkasnya. (Mat)

BEM FT Gelar Olimpiade Matematika dan Sains Nasional

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) gelar Olimpiade Matematika dan Sains antar SMA/SMK/MA tingkat Nasional.

Olimpiade bertakjub National Mathematics & Science Olimpiad (NMSO) ini digelar secara virtual dan diikuti sebanyak 110 peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Rektor Unusida Dr. H. Fatkhul Anam pada Sabtu (28/8/2021).

Dalam sambutannya, Fakhul Anam sangat mengapresiasi mahasiswa Fakultas Teknik yang membuat langkah positif dalam mengenalkan Unusida di ranah nasional dengan menggelar olimpiade.

“Saya sangat senang dan bangga terhadap mahasiswa Fakultas Teknik atas prestasi yang berhasil ditorehkan baik di tingkat regional maupun nasional selama ini. Dan sekarang mampu untuk menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional,” ungkapnya.

Fatkhul Anam berharap, olimpiade ini dapat menjadi ajang berlatih peserta didik dalam belajar untuk mengasah kemampuan masing-masing untuk berkompetisi dalam masa pandemi.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta NMSO dapat mengikuti dengan tertib dan juga tetap menjaga sportifitas agar tercipta olimpiade yang kompetitif.

“Selamat datang dan berlomba para peserta, kalah dan menang itu adalah urusan nanti, yang penting adalah kalian telah berani berekspresi dan tampil di ajang kompetisi nasional NMSO ini,” ujar Rektor Unusida.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Teknik Unusida Luqman Hakim juga bangga atas inovasi para mahasiswa yang tetap berkegiatan di tengah pandemi dengan membuat olimpiade tingkat nasional sebagai ajang untuk kembali bersemangat dalam belajar.

“Terima kasih kepada seluruh mahasiswa fakultas teknik yang telah berinovasi di masa pandemi sekarang ini, sangatlah penting untuk tetap produktif berkegiatan serta belajar untuk mengasah kemampuan kita semua,” paparnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Layyinatul Khoiriyah menjelaskan, ada 4 mata pelajaran yang dilombakan yakni matematika, fisika, biologi, dan kimia pada babak penyisihan NMSO 2021.

Saat ini, tersisa 16 peserta pada babak semi final yang akan di laksanakan pada Rabu, (1/9/2021).

Nantinya, lanjut Lay akan dikerucutkan kembali menjadi 8 peserta per-mata pelajaran di babak grand final yang akan diselenggarakan pada Minggu, (5/9/2021) besok untuk memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

“Selamat mengikuti acara national mathematic and sains olimpiad 2021 ini, jangan dilihat berapa nominal hadiahnya, pengalaman dan ilmu yang bisa kita ambil, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya. (Fur)

Berbekal Peringkat 1 se-Jatim, Mega Bersiap ke Tingkat Nasional

Mahasiswa Universitas NU Sidoarjo (Unusida) tahun ini kembali lolos dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2021 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Mahasiswa itu bernama Mega Firdaus yang merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Mega, sapaannya, dinyatakan sebagai terbaik pertama oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) di Wilayah VII. Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Soeprapto, DEA secara langsung memberikan piagam penghargaan kepada Mega pada Rabu, 18 Agustus 2021 di kantor LLDIKTI Wilayah VII Surabaya.

Usai memberikan piagam penghargaan Soeprapto meminta Mega untuk mempersiapkan diri berlaga di tahap selanjutnya, yakni tingkat nasional. “Kamu harus terus belajar dan berdoa karena kamu jadi perwakilan wilayah VII bersama mahasiswa lainnya,” ungkapnya.

Mega pun meminta dukungan semua pihak karena ia akan menghadapi beberapa seleksi yang pastinya akan lebih berat dari yang sudah ia jalani. Namun, ia optimis karena capaian mahasiswa Unusida kali ini mengungguli capaian mahasiswa terdahulu. “Mohon dukungan dan doanya, terutama dari keluarga besar Unusida dan masyarakat Sidoarjo karena tahun ini saya satu-satunya wakil dari kampus di Sidoarjo,” ungkapnya.

Mahasiswa yang pernah lolos ASEAN Virtual Journey 2020 itu juga tak menyangka bakal menjadi terbaik 1 di antara ratusan peserta di wilayah VII. Tetapi, keberhasilannya kali ini merupakan kerja kerasnya selama 2 tahun. Usaha Mega di antaranya dengan menulis buku dan karya tulis lainnya.

“Saya lampirkan portofolio karya-karya saya dan saya persiapkan selama 2 tahun. Gagasan kreatif tentang pembangunan paradigma kuliah sepertinya meloloskan saya jadi yang terbaik kali ini,” ungkap Mega.

Penilaian Pilmapres tahun ini terdiri dari video presentasi Bahasa Inggris, penilaian Capaian Unggulan (CU), dan penilaian Gagasan Kreatif (GK) atau Produk Ilmiah (PI). Mega yang saat ini mengantongi sertifikat penulis buku profesional nonfiksi oleh LSP PEP dan BNSP mengaku sangat terbantu dengan banyaknya karya tulis yang telah ia buat.

Rektor Unusida Dr. Fatkul Anam, M.Si mengaku bangga dengan capaian mahasiswanya tahun ini. Karena Mega  berasal dari kampus NU yang masih baru berdiri, tetapi bisa bersaing dan mengalahkan kampus-kampus besar di Jawa Timur.

FT Unusida dan Kemendikbudristek Beri Bantuan UKM Terdampak Covid-19

Sebagai upaya membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas NU Sidoarjo (Unusida) melakukan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) di Dusun Karangbangkal, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Di antara kegiatannya berupa pengadaan alat-alat produksi seperti mesin plong sandal, mesin matres, dan mesin blandes. Tak hanya itu, tim pengmas juga menggelar pelatihan desain dan foto produk.

Ketua tim Zahrotul Azizah menjelaskan, tujuan kegiatan yang juga merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) itu adalah untuk meningkatkan produksi sandal spon. Selain itu, juga akan membantu meningkatkan geliat pasar masyarakat setempat.

“Selama ini, kegiatan UKM di sini belum mempunyai desain sandal sendiri. Kita mencoba membantu dengan memberikan alat-alat produksi serta membuatkan desain sandal yang lebih menarik, simple, elegan, dan diminati pasar saat ini,” tutur Azizah.

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan pada Selasa 3 Agustus 2021 lalu juga mengundang fotografer asal Surabaya Yayan Zanuar. Ia mengajarkan teknik pengambilan foto produk yang manarik dengan smartphone, tanpa kamera DLSR.

Zahrotul Azizah berharap dengan adanya materi itu dapat meningkatkan kembali produksi sandal limbah spon ini seperti sebelum masa pandemi yang sempat menembus pasar nasional.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan pelaku UKM untuk pemasaran online, foto produk yang menarik akan sangat berpengaruh dalam menarik minat konsumen dan permintaan pasar online yang lebih luas tentunya,” jelas dosen Teknik itu.

Ketua UKM Aldiva Tatik Farikha mengaku, semenjak adanya pandemi produksi sandal menurun drastis karena tidak adanya permintaan pasar maupun event yang biasanya diikuti. Hal ini tentu berdampak pada ekonomi masyarakat di Karangbangkal yang mayoritas merupakan pengerajin sandal.

“Berkat tim dari Unusida, yang banyak menyumbang alat-alat produksi serta memberikan pelatihan untuk berinovasi dalam produksi dan pemasaran sehingga roda ekonomi kita di sini bisa bangkit lagi, kami berterima kasih kepada tim yang membantu UKM yang terdampak pandemi,” ungkap Tatik Farikha.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Unusida dengan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dirjen Dikti – Kemendikbudristek) tahun 2021. Kerja sama itu berupa hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Dengan mengangkat judul PKM Peningkatan Kualitas Produk dan Manajemen Pemasaran Pengrajin Sandal Spon di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan Berbasis Digital Marketing E-Commerce diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan manajemen pemasaran di kampung sandal tersebut.

Dekan Fakultas Teknik Unusida, Luqman Hakim mengapresiasi atas keberhasilan dosen-dosen dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, tim Unusida berhasil lolos seleksi sehingga mendapatkan pendanaan program. Tim itu diketuai oleh Zahrotul Azizah dari Teknik Kimia, Listin Fitrianah dari Teknik Lingkungan, serta Agus Rachmad Purnama dari Teknik Industri.

Menurutnya, keberhasilan itu merupakan wujud nyata kontribusi keilmuan para dosen di Fakultas Teknik Unusida kepada masyarakat. Ia berharap hal ini terus dikembangkan dan menjadi motivasi dosen dan mahasiswa Unusida yang lain untuk mencapai prestasi serupa.

“Saya sangat bangga dengan prestasi teman-teman dosen fakultas teknik. Selamat dan sukses bagi para penerima hibah penelitian dan pengabdian masyarakat, semoga bermanfaat, jayalah Unusida,” pungkasnya. (Mat)

Peringati Harlah 7, Unusida Gelar Bhaksos

Dalam rangka memperingati 7 tahun Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), civitas akademika menggelar bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Millinium Tenggulunan, Candi pada Ahad 4 Juli 2021.

Kegiatan Baksos kali ini bersinergi dengan berbagai lembaga termasuk dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Jaringan Pengelolaan Zakat Infaq Sedekah (JPZIS) Universitas NU Sidoajo, Pengasuh Ponpes Millenium dan beberapa elemen yang turut mensukseskan acara tersebut.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Sonhaji Arif yang juga turut serta dalam kegiatan mengatakan, agenda bhaksos tersebut merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan oleh Unusida. Selain itu, menjadi wujud pembuktian kepada masyarakat bahwa Unusida selain berkontribusi keilmuan juga sosial.

“Kita meyakinkan Masyarakat bahwa kampus Unusida ini ada, bukan hanya mengajarkan kebaikan dalam akademik saja melainkan non akademik seperti Baksos ini,” jelas Sonhaji.

Lebih jauh pihaknya menjelaskan dalam kegiatan ini Unusida juga memberikan berbagai bentuk bantuan baik tunai maupun non tunai seperti peralatan belajar dan berbagai macam sembako, bagi Ponpes ini yang basisnya membantu para anak yatim piatu dan kaum dluafa.

“Kita tergerak secara hati sehingga kita dan berbagai lembaga untuk mensukseskan kegiatan yang mulia ini,” tegas Sonhaji.

Selain itu, Lukman Hakim perwakilan PC Lazisnu Sidoarjo mengungkapkan kedepan Unusida bisa lebih maju, manfaat dan berkah bagi sarjanawan/wati dari kampus yang berbasis Aswaja An nahdliyah.

“Bertambahnya usia Unusida ssmoga seluruh mahasiswa tetap cinta NKRI dan berkhidmat kepada NU dimanapun berada,” harapnya. (Mad)